Kukar Akan Segera Miliki TTP

img

TENGGARONG. Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapatkan hibah dari Kementeri Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) berupa Taman Teknologi Pertanian (TTP) yang terletak di Tenggarong Seberang, Desa Bangun Rejo.


“TTP itu nanti akan kita kelola menjadi salah satu central pusat pembelajaran, Pusat Rekreasi Wisata, Pusat Penelitian dan pembelajaran serta pelatihan pemuda disana” kata Sumarlan Kepala Dinas Pertanian Dan Perternakan (Distanak) Kukar.

Marlan megatakan sekarang TTP lagi tahap melengkapi infrastruktur, seperti pagar, perbaikan jalan, disana juga nanti akan kita kembangkan berbagai model, teknologi pertanian,


“Semua komoditas nanti TTP akan menjadi otletnya disana, dan akan kita jadikan Pusat Pembelanjaan dengan luasan lahan 3 ha,” tuturnya.

Disana juga bisa menampung untuk anak-anak sekolah melakukan pembelajaran mengenal pertanian sejak dini, diwaktu melakukan pembaruan tanaman anak-anak sekolah bisa langsung terllibat.


“Tanaman Di TTP memang harus di perbaharui terus, karena jenis tanaman semusim yakni satu musim ganti,” terang marlan.


Sementara, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Mohamad Fadli mengemukakan, Kementan telah menunjuk 3 daerah kawasan tambang menjadi pilot project untuk diolah menjadi lahan pertanian produktif ke depan. Ini menjadi bagian daripada nawa cita atau 9 program Presiden  Jokowi dalam kaitannya dengan kedaulatan pangan. Ketiga daerah yang menjadi kawasan percontohan itu adalah Bangka Belitung dengan lahan eks tambang timahnya, Sulawesi Tenggara dengan nikelnya dan Kukar dengan batubaranya.


Sebagai penunjang, Kemenpan akan membangun TTP selama 3 tahun. TTP ini akan dilengkapi sarana prasarana serta laboratorium. Pembiayaannya dianggarkan Kemenpan lewat APBN dengan kisaran Rp 7-8 miliar, sedangkan Pemkab Kukar hanya menyiapkan lahannya.

“Nantinya, Kemenpan membangun semua fasilitas, sedangkan pengelolaannya di daerah dengan melibatkan Perguruan Tinggi, dalam hal ini Unikarta,” ujarnya.

Mahasiswa Unikarta jurusan Agroteknologi dan Agrobisnis akan dilibatkan dalam proses penelitian secara komprehensif di lapangan. Jumlah mahasiswa yang dilibatkan dalam riset Kemenpan disesuaikan dengan kebutuhan, konsep TTP ini meliputi kawasan konservasi, budidya, industri dan penunjang.

“Kita bicara pendekatan kawasan, di situ pengembangan ekonomi baru. Kita berpikir tahun ke depan, melakukan konservasi untuk perlindungan plasma nutfah untuk mengembalikan tanaman pohon yang punah, seperti ulin, bengkirai dan kapur,” jelas Fadli. aji/poskotakaltimnews.com